🎿 Biaya Turun Mesin Motor Shogun 125

Simakvideo terbaru biaya turun mesin motor matic honda vario 125 dan tag tren motor 2021 - 2022, video motor modifikasi, motor klasik dan lainnya di autofun.co.id. Marikita sama-sama lihat dan periksa menu berikut ini, di menu kali ini kami coba suguhkan daftar biaya pengerjaan servis motor yang berlaku di bengkel resmi Suzuki SMG Cirebon saat ini (biaya tidak mengikat dan dapat berubah sewaktu-waktu). Perlu dicatat nih bro & sis, daftar biaya servis tidak termasuk (di luar) sparepart yang bro sis ganti. Jikatidak segera di cek ke bengkel dan segera diganti, Anda akan mengalami turun mesin motor dengan biaya yang tidak sedikit. Setang Seher Yamaha RX 125 Twin Original: Rp 900.000. Setang Seher RX King (merk Yamaha): Rp 125.000 Setang Seher Shogun 110 (merk TKRJ Japan): Rp 235.000. Setang Seher Smash (merk Indopart): Rp 100.000 bautblok mesin shogun 125 di Tokopedia ∙ Promo Pengguna Baru ∙ Cicilan 0% ∙ Kurir Instan. Beli baut blok mesin shogun 125 di annajwastoress. Promo khusus pengguna baru di aplikasi Tokopedia! Aksesori Body Motor; baut blok mesin shogun 125; Atur jumlah dan catatan. Stok 6. IniSuzuki Shogun 125 R. Tahun 2004. Panggilan sayangnya, Shogi. "Tahun baru, ganti motor baru dong" "Biaya service atau ganti sparepart nya bisa sama kayak kamu nyicil motor baru loh, Dan" seher / ring piston pernah, karena sudah aus, itupun pada tahun 2016 kemarin. Bukan turun mesin yaa.. Terus, apa yang berkesan sama tuh Berikutini adalah beberapa hal yang bisa menyebabkan motor keluar asap pada bagian mesin akibag overheat : Motor digunakan terlalu jauh dan terlalu lama dalam rpm yang tinggi. Faktor pertama yang menyebabkan mesin overheat, sehingga menyebabkan motor menjadi berasap adalah karena pemakaian motor itu sendiri yang terlalu berlebihan. Biasanya Kalauada penyebab lain mungkin adanya kebocoran pada bak mesin, seperti packing yang sudah mulai rusak atau sobek. Last, bagi yang oli mesin motornya berkurang banyak dan tidak wajar ada baiknya segera check up ke bengkel. Kalau oli mesin berhasil masuk ke ruang bakar bisa tidak baik bagi masa depan komponen di ruang bakar seperti piston Daripada bolak-balik membayar tilang yang jumlahnya mencapai ratusan ribu rupiah setiap kena tilang, maka lebih baik menyisakan sedikit uang untuk membuar biaya ganti warna STNK. Proses pegurusannya juga sangat mudah, karena tinggal datang ke kantor SAMSAT dengan membawa dokumen berupa KTP, STNK, dan BPKB dari kendaraan yang akan diganti warnanya. RantaiKeteng Cam Chain Rantai Mesin Shogun 125CC NPP Rantai mesin di Tokopedia ∙ Promo Pengguna Baru ∙ Pasti Ori ∙ Garansi 7 Hari ∙ Cicilan 0% ∙ Kurir Instan. Assalamualaikumw.w Pada kesempatan kali ini saya akan menceritakan tentang suka duka motor saya yaitu Shogun R 125cc.mengapa sya suka motor ini Karna dia itu tangguh, hemat bahan bakar dan tidak mudah rewel dan motor ini sya sudah pakai hampir 15 tahun dan Alhamdulillah motornya Masih sehat dan tidak pernah turun mesin dan saya sangat bersyukur karna motor ini juga Baca Selengkapnya Olimesin memiliki berfungsi untuk melumasi, melindungi, dan menjaga temperatur kerja mesin. Idealnya ganti oli mesin dilakukan setiap 2.000—4.000 km. Demikianlah ulasan mengenai biaya turun mesin motor beserta serba serbinya. Turun mesin dapat dipastikan akan memakan banyak biaya. Turbonesia- Biaya Turun Mesin Motor Memang Mahal, Tapi Perlu Dilakukan L9LaA6J. Sepeda motor yang harus turun mesin Foto IstimewaMemiliki kendaraan motor tentunya membuat Anda wajib untuk merawat mesinnya. Terlebih, motor tersebut Anda gunakan untuk bepergian setiap motor mengalami kerusakan berat hingga turun mesin, akan susah untuk mengembalikan performa motor seperti awal standar pabrik. Jika Anda rutin melakukan perawatan secara berkala, hal tersebut tidak akan terjadi dan memberikan kenyamanan saat berkendara serta memperpanjang umur kendaraan tersebut. Cara Merawat Kondisi Turun Mesin MotorDikutip dari buku Panduan Praktis Merawat dan Memperbaiki Sepeda Motor oleh Ir. Hartoto Soedarmo. SE, untuk melakukan perawatan secara berkala, Anda bisa mengacu atau berpedoman pada buku manual servis Agen Tunggal Pemegang Merek ATPM.Menurut keterangan buku manual tersebut, apabila mengikuti "prosedur perawatan" operasional motor dan usia pemakaian lebih awet akan terjamin. Hal tersebut juga akan mengurangi biaya operasional dan perawatan kendaraan, terutama biaya untuk turun mesin overhaul.Hal yang perlu diketahui sehubungan dengan perawatan sepeda motor adalah jadwal perawatan secara berkala yang bergantung pada penggunaan. Perawatan hendaknya lebih sering dilakukan jika sepeda motor digunakan setiap hari atau di daerah basah, debu, dan kondisi musim itu, Anda perlu mengetahui tanda-tanda sepeda motor yang ingin turun mesin. Tanda-tanda tersebut di antaranyaTanda kerusakan pada motor yang pertama adalah daya atau tenaga sepeda motor berkurang secara drastis. Saat mesin kekurangan oli, maka pelumasan komponen di dalam mesin tidak akan maksimal. Hal ini dapat mengakibatkan beberapa komponen seperti seher atau ring seher kinerjanya selanjutnya adalah bisa ditengarai lewat suara mesin motor. Apabila suara mesin berbeda dari biasanya seperti sedikit kasar, ini menjadi suatu pertanda ada masalah di dalam mesin. Maka dari itu perlunya untuk memeriksa kendaraan secara suara mesin, salah satu tanda sepeda motor Anda bermasalah adalah susah dinyalakan atau dihidupkan. Hal tersebut disebabkan karena oli merembes ke ruang pembakaran dan membasahi busi sehingga menimbulkan kerak pada busi. Rembesan oli pastinya akan menyebabkan mesin motor susah menyala karena proses pengapian tidak asap putih pada sepeda motor Anda menandakan adanya kebocoran di dalam mesin. Asap putih ini disebabkan karena oli mesin rembes ke ruang bakar sehingga oli juga ikut hal tersebut sudah terjadi pada mesin motor Anda, mau tidak mau Anda harus membawanya ke bengkel untuk melakukan servis Turun Mesin MotorSepeda motor yang harus turun mesin Foto IstimewaSetelah Anda mengetahui tanda-tanda motor yang mengalami turun mesin, berikutnya Anda harus mempersiapkan biaya untuk dari situs jual beli Zigwheels, umumnya para bengkel, baik itu bengkel resmi atau mandiri, mereka mematok ongkos atau harga jasa mulai dari Rp150 ribu hingga Rp1 juta tergantung jenis part atau komponen yang diganti juga sangat bervariasi, tergantung dari kerusakan. Contoh lazimnya saat bongkar mesin atas. Ini dilakukan ketika motor mengalami kebocoran kompresi, piston aus dan noken as ditimbulkan karena kerak yang menumpuk di sekitar payung klep. Sedangkan piston yang aus umumnya disebabkan usia pakai dan sistem pelumasan yang tidak baik. Ini juga berdampak pada noken estimasi biayanya jika harus bongkar mesin Gasket Top Set Rp80 ribu7. Bongkar mesin atas Rp300 ribuBongkar mesin total ini dilakukan jika ada kerusakan di bagian connecting road/stang seher dan bearing connecting yang rusak. Rusaknya kedua part ini biasanya disebabkan karena usia pakai dan oli mesin yang bercampur dengan ditandai dengan suara kasar yang berasal dari bagian tengah mesin. Untuk part yang diganti sama seperti saat bongkar mesin atas dan ditambah dengan stang seher dan bearing kruk as, berikut Connecting Rod Rp200 ribu2. Bearing Kruk As Rp110 ribu3. Jasa Bongkar Pasang Rp400 ribu Biaya turun mesin motor jelas akan lebih mahal dibandingkan servis ringan. Namun, mau tak mau biaya tersebut harus dikeluarkan jika ingin sepeda motor kesayangan kembali sehat seperti sedia kala. Foto Youtube Istilah turun mesin sendiri pastinya sudah cukup akrab di telinga bagi sebagian pemilik kendaraan bermotor roda dua. Namun, mungkin tak semua orang pernah mengalaminya. Bahkan bagi sebagian pemilik, proses turun mesin merupakan sesuatu yang rasanya ingin dihindari. Hal tersebut merupakan sebuah kewajaran terutama jika menengok biaya yang harus disiapkan. Ya, biaya turun mesin memang tidak murah. Untuk biaya jasanya saja bisa memakan dana sampai ratusan ribu. Belum lagi ditambah belanja onderdil-onderdil yang mesti diganti. Kalau ditotal bisa-bisa maka uang yang harus disiapkan tempus di atas Rp1 juta. >>>>> Cari motor baru dan bekas terbaik dari Carmudi di sini! Proses turun mesin itu sendiri tampaknya terlanjur mendapat kesan negatif. Dianggap sebagai proses yang berat, memakan waktu, dan tentunya menguras biaya. Hal tersebut memang ada benarnya. Namun, di sisi lain sebenarnya turun mesin merupakan proses yang diperlukan. Utamanya bagi kendaraan atau sepeda motor yang mengalami masalah serius di dalam jantung pacunya. Selain itu, turun mesin juga diperlukan sebagai bagian dari perawatan berkala. Terkadang ditemui pemilik motor yang terlihat bangga tunggangan miliknya tak pernah turun mesin selama bertahun-tahun. Padahal hal tersebut ibarat menyimpan bom waktu di dalam mesin motor. Tinggal menunggu waktu kerusakan parah terjadi yang pada akhirnya juga memerlukan dana tak sedikit untuk memperbaikinya. Sebelum membahas tentang biaya turun mesin motor, ada baiknya mari lihat dulu pengertian turun mesin itu sendiri. Sebab, pastinya sudah banyak orang pernah mendengar istilah ini, tapi belum mengerti betul apa yang sebenarnya dilakukan terhadap mesin kendaraannya. Apa Itu Turun Mesin Motor? Foto Yamaha Banjarnegara Singkat kata, turun mesin ialah melepas mesin dari sasis motor sehingga bisa dilakukan pengecekan dan perbaikan yang bersifat menyeluruh. Dalam dunia otomotif turun mesin juga dikenal dengan istilah overhaul. Turun mesin biasanya diperlukan oleh sepeda motor yang mengalami masalah serius, misalnya terendam banjir. Dalam hal ini banjir yang dimaksud ialah genangan air dengan kedalaman parah ditambah lagi durasi terendam sampai berhari-hari. Turun mesin sangat diperlukan untuk membersihkan air dan lumpur yang masuk bagian dalam mesin karena keberadaannya sangat berbahaya jika motor dipaksakan menyala. >>>>> Cari motor baru dan bekas terbaik dari Carmudi di sini! Beda cerita kalau sepeda motor hanya melintasi genangan yang relatif lebih dangkal dan hanya beberapa saat. Kemungkinan turun mesin tidak diperlukan dan penanganannya cukup dengan mengganti oli dan filter udara saja. Faktor lain yang mendorong motor harus mengalami turun mesin ialah komponen-komponen di jeroannya sudah mengalami keausan. Oleh karena itu diperlukan overhaul atau yang juga sering disebut servis besar. Katakanlah seorang konsumen membeli motor baru. Setelah pemakaian sekitar km dipastikan sudah ada komponen yang mengalami keausan sehingga performanya kendor. Dalam situs web resminya, Wahana Honda menjelaskan servis besar dilakukan dengan cara semi overhaul alias atau belah mesin total. Semi overhaul artinya pengecekan dan perbaikan hanya dilakukan pada komponen-komponen yang berada di kepala silinder. Sedangkan belah mesin total diperlukan seandainya harus memperbaiki atau mengganti kruk as, blok silinder, atau piston. Jenis servis besar apa yang harus dilakukan tentunya tergantung dari kondisi sepeda motornya. Terkait hal itu biaya yang dibutuhkan juga pastinya berbeda. Estimasi Biaya Turun Mesin Motor Ilustrasi Foto Flux Magazine Terkait biaya turun mesin motor, jumlahnya dapat bervariasi antara satu model dengan model lainnya. Perbedaan harga juga akan ditemukan jika proses dilakukan di bengkel resmi atau spesialis. Namun, sebagai gambaran saja dapat menengok estimasinya seperti yang dijelaskan di situs web Wahana Honda. Dalam sebuah artikelnya, dibahas biaya servis motor terutama untuk tipe matik. Dalam hal ini turun mesin yang dimaksud adalah overhaul alias servis besar. Seperti sudah disebutkan di awal, ada dua jenis servis besar. Pertama, semi overhaul yang akan memakan biaya antara Rp200—300 ribu tergantung kerusakannya. Pada proses semi overhaul maka mekanik akan melakukan perawatan atau perbaikan terhadap komponen-komponen yang ada di kepala silinder saja. Selain semi overhaul, jenis overhaul berikutnya ialah turun mesin total atau belah mesin. Biaya yang perlu disiapkan untuk pengerjaan semacam ini tentunya akan lebih mahal karena bisa menyentuh angka Rp400—500 ribu. >>>>> Cari motor baru dan bekas terbaik dari Carmudi di sini! Penting diingat bahwa harga-harga tersebut baru sebatas untuk membayar jasa pengerjaan. Belum termasuk komponen-komponen yang harus diganti. Biaya sebesar itu perlu disiapkan oleh pemilik untuk merawat kendaraanya. Sebab, servis besar semacam ini bukan hanya perlu dilakukan jika motor mengalami masalah. Namun, termasuk dalam bagian dalam perawatan rutin. Sejumlah pabrikan merekomendasikan hal tersebut. Dalam sebuah pemberitaan, salah satu diler motor Yamaha menyampaikan servis besar perlu dilakukan setiap km. Servis besar tetap diperlukan walau mesin motor tidak mengalami kerusakan parah. Terlebih lagi jika performa motor memang sudah menurun jauh dari normalnya. Servis besar dapat menjadi jalan keluar untuk mengembalikan kondisi. Pada ulasan di bawah ini dapat disimak beberapa sebab motor perlu melewati servis besar atau turun mesin. Penyebab Motor Turun Mesin Foto AHM Ada banyak penyebab motor harus turun mesin, misalnya kebanjiran, modifikasi mesin, jarang mendapatkan perawatan rutin, bahkan sebatas telat ganti oli. Untuk lebih lengkapnya dapat disimak pada ulasan di bawah ini. Kebanjiran Parah Pemilik motor yang bertempat tinggal atau sering menjalani mobilitas di daerah rawan banjir perlu waspada. Karena jika motor mengalami kebanjiran para maka turun mesin menjadi suatu kewajiban untuk mengembalikan kondisinya. Modifikasi Mesin Berlebihan Tak sedikit pemilik motor yang hobi melaju kencang. Untuk itu, upaya meningkatkan performa motor seperti halnya bore up dilakukan. Satu hal yang perlu diingat, melakukan hal ini berarti memaksa mesin motor bekerja melebihi batas kemampuan standarnya. Terdapat kemungkinan komponen di dalam mesin mengalami kerusakan parah pada titik tertentu. Malas Servis Rutin Penyebab turun mesin lain biasanya datang dari rendahnya kesadaran pemilik untuk melakukan servis rutin motor miliknya. Servis rutin atau servis ringan diperlukan untuk memastikan komponen-komponen fast moving dalam kondisi baik. Dengan begitu kerusakan parah bisa dideteksi lebih dini. Sering Telat Ganti Oli Mesin Kebiasaan sering telat ganti oli boleh dibilang sebagai penyebab turun mesin paling umum. Oli mesin memiliki berfungsi untuk melumasi, melindungi, dan menjaga temperatur kerja mesin. Idealnya ganti oli mesin dilakukan setiap km. Demikianlah ulasan mengenai biaya turun mesin motor beserta serba serbinya. Turun mesin dapat dipastikan akan memakan banyak biaya. Namun, terkadang pemilik tidak memiliki pilihan lain. Pada situasi-situasi tertentu hanya dengan cara ini kondisi motor bisa kembali sehat. >>>>> Cari motor baru dan bekas terbaik dari Carmudi di sini! Penulis Mada Prastya Editor Dimas Post Views 21,420 Suzuki Shogun 125R generasi pertama hadir di awal tahun 2004 Khas dengan karakter torsi mesin yang cukup kuat Varian injeksi memiliki sensor yang sangat lengkap Bisa dipinang mulai dari Rp 3 jutaan Suzuki Shogun menjadi bebek andalan dari Suzuki yang kualitasnya cukup menjanjikan. Bahkan kemampuannya sudah terbukti juga di ajang balap, tidak jarang Shogun memenangi ajang balap road race atau drag race di zamannya. Generasi pertama hadir di tahun 1997 dimulai dari Shogun 110, Shogun 110R, dan di tahun 2004 ada pembaharuan yang cukup banyak. Dari desain bodi yang lebih ramping dan sporty hingga penggunaan mesin 125 cc. Varian Suzuki Shogun 125 Suzuki Shogun 125 hadir pertama kali di tahun 2004 mengikuti trend bebek 125 cc pada saat itu, sedangkan bebek 110 cc digantikan oleh Suzuki Smash. Suzuki Shogun 125R varian basic menggunakan pelek jeruji dan masih pakai rem tipe tromol di belakang. Hadir dengan varian Shogun 125R dan Shogun 125SP Berselang setahun, lahirlah Suzuki Shogun 125SP yang kepanjangan dari Sport Production. Paling mencolok ada pada penggunaan pelek cast wheel, rem cakram di belakang, kopling tipe manual, dan pengoperasian gigi injak cungkil seperti motor sport. Baca juga Dulu Suzuki Shogun, Sekarang Giliran Honda PCX Yang Punya Parkiran Khusus di Mall Pelek yang digunakan punya model palang seperti Suzuki Satria F150. Begitu juga dengan warna bak magnet dan bak kopling yang pakai warna emas. Suspensi belakang pakai warna ulir merah untuk memberi kesan yang lebih sporty. Shogun 125SP pakai kopling manual, pengoperasian gigi ala motor sport, cast wheel, dan cakram belakang Di tahun 2007, Suzuki Shogun mendapatkan ubahan yang cukup besar. Desain bodi jadi lebih banyak lekukan, tapi tetap tidak meninggalkan kesan lancip yang sporty. Bahkan lampu sein depannya pindah ke sayap depan. Sehingga tidak heran kalau varian ini disebut dengan Suzuki Shogun Robot. Ada tiga varian yang disuguhkan dengan beberapa pembeda selain warna dan striping. Pertama Suzuki Shogun 125R yang menggunakan rem tromol di belakang dan pelek model jari-jari. Kemudian ada Suzuki Shogun 125RR yang pakai pelek palang dan cakram belakang, tapi koplingnya masih semi manual seperti Suzuki Shogun 125R. Terakhir ada Suzuki Shogun 125SP, beda dari Shogun 125RR adalah penggunaan kopling manual. Hadirnya New Shogun 125R dengan rombakan besar Baca juga Ngindam Suzuki Shogun 110R? Intip Harga Bekas dan Biaya Restorasinya Masuk ke tahun 2008, era injeksi mulai diaplikasikan ke segmen roda dua. Suzuki Shogun pun langsung masuk ke era ini dengan nama Suzuki Shogun 125R FI. Tentu saja dilengkapi dengan sensor IAP, CKP, dan TPS. Varian New Shogun 125RR pakai cast wheel dan cakram belakang namun masih semi manual Sistem injeksinya diberi nama Discharge Pump Fuel Injection DCP-FI. Teknologi ini punya pompa bensin yang menyatu dengan injector, bukan berada di tangki bensin seperti kompetitornya. Sehingga tidak perlu tekanan tinggi untuk menyemprotkan bensin ke ruang bakar. Fitur Mulai generasi ketiga , Shogun mendapatkan update yang sudah lebih modern. Seperti penggunaan lampu utama dengan dua bohlam, lalu ada kombinasi spidometer analog dan digital. Pembaca kecepatan sudah pakai sensor dan penujuk bensin juga odometer tipe digital di Shogun 125R 2004 Pembaca kecepatan untuk spidometer juga sudah tidak menggunakan kabel konvensional, tapi sudah dibaca secara digital melalui sensor yang ada di as gir depan. Baca juga Sekilas Kiprah Suzuki Shogun 110, Bebek Legendaris Yang Komponennya Kerap Dicuri Meski bodinya terbilang ramping, tapi ruang penyimpanan di bawah joknya masih cukup dalam dan lebar. Meski belum bisa memuat helm, tapi menyimpan jas hujan dan sarung tangan rasanya bukan hal yang sulit. New Shogun 125R justru kembali pakai spidometer full analog Di tahun 2007 dengan balutan baju baru, Suzuki Shogun 125R tetap mempertahankan lampu utama dua bohlamnya. Sedangkan lampu rem kini sudah pakai tipe LED yang terkesan lebih modern dan terang. Layar digital kecil pada varian sebelumnya hilang, Suzuki Shogun 125R justru kembali menggunakan spidometer full analog. Seperti penunjuk kecepatan maupun meteran bensinnya semua menggunakan jarum. Pertama kali lampu utama model 2 bohlam digunakan sejak Shogun 125R 2004 Tidak lupa ada varian RR yang pakai kaki-kaki cast wheel dan rem cakram di belakang dan varian SP yang ada ketambahan kopling manual serta sistem perseneling injak cungkil. Baca juga Mengenang Suzuki Shogun SP 125, Motor Bebek Sporty Pesaing Yamaha Jupiter MX 135 New Shogun 125R punya bagasi yang lebih dalam Ruang bagasi yang lebih luas juga disuguhkan di varian ini, karakter bagasinya lebih dalam meskipun tidak terlalu lebar dan belum bisa menyimpan helm. Sejak tahun 2007, generasi Suzuki Shogun mulai menggunakan engine balancer untuk meminimalkan getaran mesin. Karakter Mesin Suzuki Shogun 125 Mesin yang diusung sejak tahun 2004 hingga modern punya karakter khas yang dipertahankan, yaitu hentakan torsi yang cukup galak. Memberi kesan lincah baik untuk menyalip atau menanjak, karena tidak perlu membuka gas terlalu banyak. Selain itu mesin ini juga khas akan suaranya yang senyap, baik suara yang dihasilkan oleh mesin maupun knalpot. Yang juga tidak kalah adalah vibrasi mesin yang minim baik di kaki maupun jok. Lampu sein pindah ke bodi depan mengikuti trend saat itu Mesin ini juga terkenal akan kekuatannya yang bandel. Tiap komponen mesinnya punya umur pakai yang panjang asalkan pemiliknya tidak lupa dan rajin mengganti oli mesin sesuai ketentuan. Baca juga Matic Entry Level Gak Pasaran, Mending Pilih Suzuki Nex II atau Nex Crossover? Bahkan bisa dikatakan kalau Suzuki Shogun 125R FI jadi sistem injeksi yang sangat lengkap karena dilengkapi tujuh sensor. Seperti Engine Temperatur Sensor ET, Intake Air Pressure Sensor IAP, Intake Air Temperature Sensor IAT, Throttle Position Sensor TPS, juga Crank Position Sensor CPS, dan Tip-Over Sensor TO. Meski lampu sein bohlam, tapi lampu rem sudah pakai LED Tapi memang nikmatnya sensasi mesin Suzuki Shogun ini harus ditebus dengan rata-rata konsumsi bahan bakar yang sedikit lebih boros ketika dibandingkan dengan kompetitornya. Harga Bekas Melihat dari beberapa situs jual beli, Suzuki Shogun 125R tahun 2004 hingga 2005 sudah bisa dimiliki dengan harga di bawah Rp 5 juta. Bahkan penjualan harga terendah dimulai dari Rp 3 jutaan. Namun harga tersebut berbanding lurus dengan kondisi motor ya! Tentu semakin terawat maka harga jualnya akan semakin tinggi. Kemudian untuk Suzuki Shogun 125R, terlihat harga jualnya mulai di atas Rp 5 jutaan. Baca juga Jangan Kaget, Ternyata Dua Motor Suzuki Ini Tak Lagi Dijual di Indonesia Wajar saja karena lahir di tahun yang lebih muda dan dengan fitur-fitur lebih modern membuat harga jualnya lebih tinggi. Kondisi motor dengan tahun lebih muda juga cenderung lebih mulus dan masih nyaman digunakan. Gimana? Mau bernostalgia dengan bebek yang punya jargon Shogun Dilawan?!’ ini?

biaya turun mesin motor shogun 125